
Noda di tile kolam renang adalah salah satu masalah estetika yang paling sering bikin frustrasi. Sudah disikat keras, sudah dikasih chemical — tetap tidak hilang. Masalahnya biasanya bukan soal kurang keras menyikat, tapi karena cara yang dipakai tidak sesuai dengan jenis nodanya. Noda mineral tidak bisa hilang dengan chemical untuk organik, dan sebaliknya. Noda paling umum di kolam Bali adalah noda mineral atau scaling — garis putih keabuan di batas permukaan air, atau endapan keputihan di permukaan tile. Ini endapan calcium dan magnesium. Cara mengatasinya: asam sitrat atau asam oksalat dalam larutan encer, aplikasikan dengan spons atau pad, gosok dengan tekanan ringan. Untuk endapan yang keras, bisa dibantu dengan batu apung halus. Jangan pakai asam klorida langsung di tile tanpa diencerkan dulu — bisa merusak grout dan permukaan tile tertentu. Noda hijau-hitam dari algae yang sudah mengering dan mengeras butuh pendekatan berbeda. Ini perlu sikat fisik yang lebih agresif dulu — brush nilon untuk permukaan halus, brush stainless untuk plester kasar. Setelah lapisan algae tergores, aplikasikan chlorine konsentrasi tinggi langsung di area tersebut dan biarkan beberapa menit sebelum dibilas. Noda sisa yang masih ada setelah algae mati kadang perlu asam sitrat untuk mengangkat pigmennya. Noda biru-hijau atau kehijauan di tile putih atau krem biasanya adalah noda tembaga. Ini terjadi kalau trussi (copper sulfate) pernah digunakan dalam dosis berlebih, atau kalau ada fitting tembaga di sistem yang korosi. Tanda khasnya adalah warna biru kehijauan yang khas dan kadang muncul di area yang airnya lebih sering mengalir. Cara mengatasinya: vitamin C atau asam askorbat dalam larutan, gosok ke area yang bernoda. Untuk noda yang parah, ada produk penghilang noda tembaga khusus kolam. Noda coklat-merah dari besi atau mangan sudah saya bahas terpisah — butuh iron stain remover berbasis asam askorbat. Satu prinsip umum yang berlaku untuk semua jenis noda: jangan pakai abrasif keras seperti sabut baja di permukaan tile — bisa merusak permukaan glazur tile dan membuat area itu justru lebih mudah kotor di kemudian hari.