
Musim kemarau Bali — dari sekitar April sampai Oktober, dengan puncak antara Juli dan September — adalah periode yang paling banyak tamu berenang, tapi juga punya tantangan perawatan kolam yang spesifik. Beda 180 derajat dari musim hujan. Bukan soal terlalu banyak air yang masuk, tapi soal air yang terlalu cepat menguap, chlorine yang terlalu cepat terurai, dan debu yang terlalu banyak masuk. UV sangat intens di musim kemarau, terutama antara pukul 10.00–15.00. Ini musuh chlorine di kolam outdoor. Tanpa stabilizer cyanuric acid yang cukup (30–50 ppm), chlorine bisa hilang sampai 90% dalam beberapa jam di bawah matahari kemarau Bali. Kalau konsumsi kaporit tiba-tiba melonjak di bulan-bulan ini tanpa penjelasan lain, kemungkinan besar CYA sudah terlalu rendah atau belum pernah ditambahkan sama sekali. Evaporasi di musim kemarau bisa mencapai 3–5 cm per minggu untuk kolam outdoor yang kena angin. Ini berarti level air turun signifikan dan perlu pengisian lebih sering. Kalau menggunakan sumber air sumur, musim kemarau biasanya adalah saat debit air sumur lebih rendah — perlu antisipasinya. Debu adalah kontaminan yang tidak selalu diperhatikan di musim kemarau. Angin kencang membawa partikel tanah, serbuk sari kering, dan berbagai partikel halus ke kolam. Ini menambah beban filter dan bisa mempengaruhi kejernihan air meski tidak terlihat signifikan dari masing-masing partikel. Frekuensi backwash filter perlu sedikit dinaikkan di periode ini — kalau biasanya seminggu sekali, pertimbangkan 5 hari sekali atau sesuai pressure gauge. Kolam infinity pool dan kolam dengan waterfall di musim kemarau dan angin kencang: lebih banyak air terbuang lewat splash dan evaporasi dari permukaan waterfall. Ini bisa lebih dari yang diperkirakan. Pastikan sistem pengisian otomatis berfungsi atau tambah frekuensi pengecekan level air. Sisi positif musim kemarau: algae tumbuh lebih lambat karena suhu air lebih hangat tapi beban organik dari hujan tidak ada. Kalau chemical balance terjaga, air kolam biasanya lebih jernih dan lebih stabil di musim kemarau dibanding musim hujan.