TDS Kolam Renang Terlalu Tinggi: Apa Dampaknya dan Kapan Harus Ganti Air

2026-05-31
TDS Kolam Renang Terlalu Tinggi: Apa Dampaknya dan Kapan Harus Ganti Air - Pool Service Bali

TDS atau Total Dissolved Solids adalah ukuran total jumlah semua zat yang terlarut di air kolam — mineral, garam, senyawa organik terlarut, produk sampingan chemical, dan berbagai material lain yang masuk dari pengguna kolam, chemical, sumber air, dan lingkungan. TDS diukur dalam ppm (parts per million). Air kolam yang baru diisi dengan air bersih biasanya punya TDS di kisaran 200–500 ppm. Seiring berjalannya waktu — chemical yang terus dimasukkan, evaporasi yang meninggalkan mineral di balik, dan berbagai kontaminan dari pengguna — TDS terus naik. Ada satu arah: selalu naik, tidak pernah turun dengan sendirinya, kecuali ada partial drain. Batas yang dianggap masalah untuk kolam renang: di atas 1.500 ppm mulai terasa dampaknya, dan di atas 2.000–2.500 ppm sudah saatnya serius ditangani. Dampak TDS tinggi yang terasa langsung: chemical jadi tidak seefisien biasanya — chlorine bekerja lebih lambat karena ada banyak zat lain di air yang "bersaing". Air terasa lebih berat dan sedikit lengket di kulit. Busa lebih mudah terbentuk karena TDS tinggi menurunkan tegangan permukaan air. Kejernihan air bisa sedikit berkurang meski tidak ada algae. Cara cek TDS: ada test meter TDS khusus (TDS meter) yang murah dan mudah digunakan — celupkan elektroda ke dalam sampel air, langsung terbaca di layar. Test strip biasa untuk kolam tidak mengukur TDS. Satu-satunya cara menurunkan TDS: partial drain dan isi dengan air baru. Tidak ada chemical yang bisa menurunkan TDS. Drain 20–30% volume kolam dan ganti dengan air baru akan menurunkan TDS secara proporsional. Kalau TDS sangat tinggi, mungkin perlu drain 40–50%. Frekuensi partial drain yang disarankan: untuk kolam villa yang aktif dipakai, setiap 6–12 bulan. Untuk kolam yang jarang dipakai dengan source air yang rendah mineral, bisa lebih jarang. Kolam di area dengan air sumur tinggi mineral mungkin perlu lebih sering. Untuk kolam overflow: kabar baiknya, sistem overflow secara natural membantu mengontrol TDS karena air yang meluber membawa dissolved solids keluar dari sistem.